Selasa, 13 Oktober 2015

INDAHNYA RAMADHAN (23) MEMBUDAYAKAN HIDUP SEHAT DENGAN BERPUASA

INDAHNYA RAMADHAN ( BAGIAN 23 / dua puluh tiga )
MEMBUDAYAKAN HIDUP SEHAT DENGAN BERPUASA
الـسـلا م عـلـيـكـم ورحـمـة الله وبركا تـه
Rasulullah SAW bersabda yang artinya:"Berpuasalah agar kamu sehat". Hadis ini cukup pendek tetapi berisi pelajaran yang banyak, dimana dia mengisyaratkan bahwa berpuasa itu adalah untuk menjaga kesehatan, bukan hanya kesehatan fisik saja tetapi juga kesehatan mental. para ahli hikmah menyatakan bahwa perut itu adalah gudang penyakit, sedangkan pemeliharaannya adalah kunci pengobatannya. 
Para ahli kesehatan sepakat menyatakan bahwa puasa itu adalah alternatif untuk memelihara kesehatan tubuh. Lambung manusia bekerja tanpa henti setiap hari semenjak manusia dilahirkan sampai ia meninggal dunia. Puasa selama satu bulan berturut-turut adalah cara mengistirahatkan lambung yang bekerja keras selama sebelas bulan. Puasa selama sebulan akan membantu meremajakan dan memperbaiki tubuh. Dengan berpuasa akan mengurangi lemak dalam tubuh dan racun yang tersimpan dalam lemak tubuh dilarutkan dan dikeluarkan dari tubuh. hormon endorphin akan meningkat dalam tubuh. Hormon tersebut berguna untuk menajamkan pikiran dan konsentrasi serta memberikan perasaan nyaman. Sementara itu kebiasaan berpuasa di luar puasa Ramadhan dapat mengurangi risiko diabetes dan tekanan darah tinggi. 
Beberapa penelitian “chronobiological” menunjukkan saat puasa Ramadhan berpengaruh terhadap ritme penurunan distribusi sirkadian dari suhu tubuh, hormon kortisol, melatonin dan glisemia. Berbagai perubahan yang meskipun ringan tersebut tampaknya juga berperan bagi peningkatan kesehatan manusia.
Saat puasa terjadi perubahan dan konversi yang masif dalam asam amino yang terakumulasi dari makanan, sebelum didistribusikan dalam tubuh terjadi format ulang. Sehingga, memberikan kesempatan tunas baru sel untuk memperbaiki dan merestorasi fungsi dan kinerjanya. Pola makan saat puasa dapat mensuplai asam lemak dan asam amino penting saat makan sahur dan berbuka. Sehingga terbentuk tunas-tunas protein , lemak, fosfat, kolesterol dan lainnya untuk membangun sel baru dan membersihkan sel lemak yang menggumpal di dalam hati. Jumlah sel yang mati dalam tubuh mencapai 125 juta perdetik, namun yang lahir dan meremaja lebih banyak lagi.
Penelitian menunjukkan saat puasa terjadi peningkatan limfosit hingga sepuluh kali lipat. Kendati keseluruhan sel darah putih tidak berubah ternyata sel T mengalami kenaikkan pesat. Pada penelitian terbaru menunjukkan bahwa terjadi penurunan kadar apo-betta, menaikkan kadar apo-alfa1 dibandingkan sebelum puasa. Kondisi tersebut dapat menjauhkan serangan penyakit jantung dan pembuluh darah.
(dikutip dari http://www.dailymoslem.com/…/7-manfaat-puasa-bagi-kesehatan….)
Semoga ibadah puasa yang kita laksanakan di bulan ramadhan ini menjadikan tubuh kita semakin sehat, dan dengan kesehatan itu kita menjadi lebih kuat dalam menjalankan pangabdian kita kepada Allah SWT.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar