INDAHNYA RAMADHAN ( BAGIAN 24 / dua puluh empat )
PUASA MENGAJARKAN KESEIMBANGAN HIDUP
الـسـلا م عـلـيـكـم ورحـمـة الله وبركا تـه
Pada hakikatnya kita adalah hamba Allah yang diperintahkan untuk beribadah. Namun sayang hanya karena hal-hal yang bersifat keduniaan seperti pekerjaan, hawa nafsu dan godaan syetan, kita sering melupakan kewajiban kita. Pada bulan puasa ini kita terlatih untuk kembali mengingat dan melaksanakan seluruh kewajiban tersebut dengan imbalan pahala yang dilipatgandakan. Puasa mengajarkan kepada kita untuk lebih banyak mengerjakan hal-hal yang baik, yang dilakukan secara bersama-sama, sehingga persiapan kita untuk menuju kampung akhirat sebagai tujuan yang pasti menjadi berimbang dengan usaha kita mengejar kebahagiaan dunia yang pasti akan kita tinggalkan.
Puasa mengajari kita untuk sehat fisik dan mental, sebagai syarat utama untuk hidup berbahagia, serta mendidik kita untuk menjaga keharmonisan antara pribadi dan masyarakat, karena dalam puasa kita dibimbing untuk menjadi orang yang pemaaf, tidak emosional, lapang dada, dan selalu peduli kepada sesama dengan memberi makan orang miskin dan menyantuni anak yatim. Puasa akan membiasakan umat Islam untuk hidup disiplin, bersatu, cinta keadilan dan persamaan. Dengan demikian masyarakat yang sejahtera lahir dan batin tentu akan terwujud dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Puasa mengarahkan hati menjadi lembut dan bercahaya karena berfikir dan berdzikir. dan menguatkan jiwa untuk mengendalikan berbagai nafsu syahwat yang mengeraskan dan membutakan hati, dan mengingatkan manusia tidak agarlengah dari godaan syetan yang selalu berusaha membukakan pntu-pintu kejahatan dan kesesatan, serta menolong manusia agar tidak tertipu oleh gemerlap dunia yang penuh tipuan. Andaikata manusia sudah bisa berada dalam kondisi yang bisa mengendalikan hawa nafsu, tidak tertipu oleh godaan syetan dan tidak terpesona oleh keindahan dunia, tentu dia akan kuat dan tegar dalam menempuh jalan yang lurus yang akan mengantarkannya kepada kebahagiaan dan ketenangan hidup di dunia, dan selalu bersemangat dalam mengerjakan amal shaleh sebagai modal utama untuk kebahagiaan di akhirat.
Oleh karena itu Allah SWT dengan penuh kasih dan sayang menghimbau kita dalam surat28; al Qashash ayat 77 yang artinya:"Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu untuk mendapatkan (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (keni`matan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan". Semoga kita termasuk orang yang menjalankan ayat ini dalam kehidupan kita sehari-hari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar