Selasa, 13 Oktober 2015

INDAHNYA RAMADHAN (2) PUASA HATI, PUASA TINGKAT TINGGGI

INDAHNYA RAMADHAN (BAGIAN 2 / DUA)
PUASA HATI, PUASA TINGKAT TINGGGI
الـسـلا م عـلـيـكـم ورحـمـة الله وبركا تـه
Imam Al-Ghazali membagi puasa kepada tiga tingkatabn:
Perama Puasa Awam, yaitu puasa yang hanya semata-mata menahan diri dri makan minum dan berhubungan suami isteri saja, inilah yang banyak kita temukan ditengah tengah masyarakat.
Kedua Puasa Khusus, yaitu puasa yang lebih tinggi tingkatannya dari puasa awam di mana orang yang berpuasa juga menahan anggota tubuhnya seperti mata dari meliahat yang tidak pantas, menahan telinga dari mendengarkan kata kata yang tidak bermanfaat, manahan mulut dari perkataan yang kotor dan keji, manahan tangan dan kaki untuk melakukan hal hal yang terlarang.
Ketiga puasa Khususul-khusus, yaitu tingkatan tertinggi dari berpuasa dimana seseorang telah mampu mengendalikan hatinya dari keinginan-keinginan yang rendah yang bersifat keduniaan semata, mengendalikan hati dari godaan syetan dan akhlak yang tidak terpuji.
sehubungan dengan ini Rasulullah SAW bersabda yang artinya, betapa banyaknya orang yang berpuasa yang tidak mendapatkan apa apa dari puasanya selain dari rasa haus dan lapar. Oleh karena itu mari kita meningkatkan kwalitas puasa dengan ketelitian menjaga puasa kita tidak hanya dari makan dan minum saja, tetapi kita juga menjaga mata, telinga, mulut, tangan, kaki dan hati kita sehingga sasaran puasa yang telah digariskan oleh Allah, yaitu manusia yang benar benar bertaqwa kepada Allah dapat dapat kita raih melalui Ramadhan tahun ini. semoga!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar