DEKAT DAN BERMESRAAN DENGAN YANG MAHA SEGALANYA
الـسـلا م عـلـيـكـم ورحـمـة الله وبركا تـه
Alangkah indahnya hidup yang berdasarkan keinsyafan bahwa Allah Pencipta dan Penunjuk jalan kita,
Bahwa Allah Penjamin rezki, Pelepas kesulitan dan Penyembuh lara,
Bahwa Allah penguasa mati dan hidup, dan hanya Ridha Allah jadi pengharapan,
Bahwa Allah penggenggam hati, yang telah menetapkan taqdir, setiap nikmat-Nya harus disyukuri dan semua ujian dan kesulitan harus dijalani dengan penuh kesabaran.
Orang yang merasa denkat dengan Allah maka Allah akan dekatr dengannya, dan orang yang merasa jauh dari Allah,l maka Allah akan jauh darinya.
Orang yang mencintai Allah maka Allah akan mencintainya, dan orang yang tidak perduli kepada Allah, maka Allah tidak akan pernah memperdulikannya.
Orang yang berusaha mendekati Allah, maka maka Allah lebih cepat lagi merespon menjadi jauh lebih dekat. Orang yang menyerahkan urusannya dengan bertawakkal kepada Alloah maka Allah betul betul akan menyampaikan urusannya.
"Aku akan selalu sesuai dengan dugaan-dugaan hamba-Ku terhadap diri-KU" begitulah bunyi sebuah hadis Qudsy. kalau kita menduga yang baik baik terhadap Allah, maka kebaikanlh yang akan direalisasikannya di dalam hidup kita. tetapi kalau kita menduga yang tidak baik terhadap Allah maka hal yang tidak baik pulalah yang akan terjadi dalam diri kita.
Berpuasa adalah jalan pintas untuk selalu dekat dengan Allah. orang yang berpuasa harus benar-benar yakin bahwa saat berpuasa adalah saat yang paling dekat dengan Allah. dimana salah satu tandanya adalah bah do'a orang yang berpuasa akan diijabah oleh Allah sampai ia membukakan puasanya. Orang yang berpuasa mempunyai jalur khusus untuk bermesraan dengan Allah melalui i'tikaf yang dilakukan di masjid dengan meniatkannya, lalu berdiam di mesjid, dan meninggalkan sementara kesibukan dunia yang pasti akan ditinggalkan dan memfoluskan fikiran untuk berkomunikasi dengan Allah melaluai dzikir, do'a dan muhasabah diri, sehingga terbuka lebar peluang menjadi orang yang sadar diri tentang posisi sebagai makhluk yang hanya hidup sementara di dunia, dan harus selalu siap untuk berangkat menuju akhirat kapanpun malaikat maut datang menjemput.
Semoga melalui puasa tahun ini hati kita menjadi begitu dekat dengan Allah, dosa-dosa yang membatasi kita dengan Allah terhapus, jiwa kita merasa ada kemesraan yang dijatuhkan oleh Allah kedalam sanubari kita, sehingga do'a -do'a yang meluncur dari hati melalui mulut kita adalah do'a yang dikabulkan oleh Allah yang maha Mengabulkan segala do'a, apa lagi do'a itu datang dari orang-orang yang sudah merasa dekat dengan-Nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar