SAATNYA MENGUKUR KEJUJURAN
الـسـلا م عـلـيـكـم ورحـمـة الله وبركا تـه
Selamat datang Ramadhan yang mulia.
Selamat tinggal nafsu angkara yang aniaya.
Semangat taqwa merengkuh hidup nan jaya.
Membuat syetan menjadi tidak berdaya.
Nun jauh di sana, di balik dunia maya.
Sorga sedang menunggu dengan ceria.
Pintunya terbuka dengan selebar-lebarnya.
Menunggu pejuang yang Jujur dan setia.
Berbeda dengan keutaamaan ibadah shalat, di mana Allah mengisra' mi'rajkan nabi untuk menerima parintah Shalat itu, maka ibadah puasa mempunyai keutamaan dimana pemberian pahalanya langsung dari Allah kepada kita yang telah melaksanakan dengan keikhlasan, dan kejujuran hanya karena melaksanakan perintah Allah SWT. kata Nabi Kita bahwa di Sorga ada salah satu pintu yang diberi nama dengan pintu Rayyan, yang hanya boleh dilewati oleh orang yang berpuasa saja. dan pada bulan puasa ini Sorga dihias seindah-indahnya untuk menghormati bulan Ramadhan dan memuliakan orang-orang yang berpuasa yang tentu saja menjadi penghuni utamanya.
mengapa Allah begitu memuliakan orang yang berpuasa? Karena puasa hanya bisa dilaksanakan oleh orang-orang yang jujur saja. orang yang berpuasa baru sah puasanya kalau dia jujur untuk tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasanya dan hanya Allah dan dirinya sendiri yang mengetahui apakah dia puasanya batal atau tidak . bisa saja orang mengatakan dia berpuasa kepada orang lain tetapi sebenarnya dia tidak berpuasa dengan makan dan minum ditempat yang tersembunyi. maka puasanya batal otomatis walaupun dia mengaku kepada orang lain bahwa dia berpuasa.
Pada saat ini sangat sulit menemukan orang orang yang jujur dalam mengemban amanah ummat, ataupun amanah kepemimpinan Bangsa dan Negara. Maka dengan latihan bepuasa diharapkan kejujuran itu bersemi kembali dalam hati sanubari yang imannya dilatih untuk ditingkatkan menjadi ketaqwaan. Seandainya para pemimpin Bangsa kita betul-betul terdiri dari orang-orang yang jujur dan bertanggung jawab, maka tentu saja Negara yang kita cintai ini akan cepat mencapai cita-cita luhur dari kemerdekaan kita yaitu masyarakat yang adil dan makmur yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia. dan Bangsa kita tentu akan terbebas dari watak dan perilaku korupsi, kolusi dan nepotisme. semoga dengan latihan berpuasa di tahun ini kita termasuk orang-orang yang mempu hidup dengan kejujuran karena kita yakin bahwa kita selalu mendapat pengawasan dari Allah setiap saat dan akan mendapat pembalasan yang setimpal dari setiap perbuatan yang kita lakukan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar